السبت، 2 مارس 2013


Orang gila atau bahasa halusnya orang sakit jiwa, adalah orang yang kesehatan jiwanya terganggu. Hal ini bisa muncul tiba-tiba atau bisa juga memang bawaan dari lahir, yang jelas namanya orang gila itu ada macam-macam. Berikut ini adalah 5 jenis orang gila berdasarkan penyebab kegilaannya:

1. Gila Karena Keuangan

Ini adalah orang yang jadi gila karena keadaan keuangan yang berubah secara drastis. Tapi drastis di sini maksudnya dari kaya ke miskin ya. Kalo dari miskin ke kaya mah gak gila. Yang ada jadi OKB gitu deh. Nah, orang yang gila karena keuangan ini biasanya tadinya kaya setengah mati, trus jadi miskin banget karena bisnis bangkrut, ditipu orang, atau hal-hal lainnya, trus dia gak siap untuk menerima kenyataan tersebut. Katakanlah Bill Gates tiba-tiba miskin banget gitu. Ya kayak gitu lah.

Orang gila atau bahasa halusnya orang sakit jiwa, adalah orang yang kesehatan jiwanya terganggu. Hal ini bisa muncul tiba-tiba atau bisa juga memang bawaan dari lahir, yang jelas namanya orang gila itu ada macam-macam. Berikut ini adalah 5 jenis orang gila berdasarkan penyebab kegilaannya:

1. Gila Karena Keuangan

Ini adalah orang yang jadi gila karena keadaan keuangan yang berubah secara drastis. Tapi drastis di sini maksudnya dari kaya ke miskin ya. Kalo dari miskin ke kaya mah gak gila. Yang ada jadi OKB gitu deh. Nah, orang yang gila karena keuangan ini biasanya tadinya kaya setengah mati, trus jadi miskin banget karena bisnis bangkrut, ditipu orang, atau hal-hal lainnya, trus dia gak siap untuk menerima kenyataan tersebut. Katakanlah Bill Gates tiba-tiba miskin banget gitu. Ya kayak gitu lah.

2. Gila Karena Kekuasaan

Kalo yang ini biasa terjadi sama orang yang sungguh menginginkan kekuasaan atau bisa juga tadinya terbiasa dengan kekuasaan, tapi kemudian semua itu hilang. Untuk yang kasus sungguh menginginkan kekuasaan ini biasanya ada hubungannya dengan poin nomer satu di atas. Biasa terjadi di calon-calon anggota DPR nih. Udah ngeluarin duit banyak banget supaya bisa jadi anggota DPR, eh ternyata tetep gak kepilih juga. Gila deh.

3. Gila Karena Cinta

Nah ini juga banyak terjadi nih. Terlalu cinta sama seseorang atau sesuatu, tapi kemudian dikecewakan dengan amat sangat. Gak siap menghadapi kenyataan yang pahit ini, terus jadi gila deh. Cerita-cerita kegilaan karena cinta ini biasanya menyedihkan dan tragis sih. Pesan moral dari semua ini sesungguhnya adalah kalo cinta sama sesuatu jangan terlalu fanatik. Ntar kecewanya makin parah.

4. Gila Karena Emang Kelainan

Ini adalah orang yang emang jadi gila karena kelainan aja. Ini bisa gak merugikan, tapi bisa juga jadi sangat berbahaya. Orang-orang yang emang pada dasarnya kelainan ini bisa melakukan tindakan-tindakan kriminal tanpa merasa bersalah sama sekali dan tindakan kriminalnya ini juga bisa sangat mengerikan. Jangan sampe ketemu sama yang beginian deh. Amit-amit.

5. Gila Demi Pengakuan

Nah, yang ini sebenernya bukan gila beneran, tapi sering dibilang “Anjrit gila banget lo!” sama temen-temennya. Ini biasanya terjadi karena dia mau dan rela berbuat gila, seperti misalnya mau minum abu rokok, bugil di tengah mall, dan hal-hal memalukan lainnya. Kenapa dia mau melakukan itu? Ya demi pengakuan aja sih. Biar dibilang gila sama temen-temennya trus punya temen banyak deh.
Nah, demikianlah jenis-jenis orang gila menurut MBDC. Kamu dapet masalah dan dikejar oleh orang gila? MBDC punya tips apa yang harus kamu lakukan kalo dikejer orang gila. Oh iya, kalo ada jenis orang gila yang belum tersebut di sini, silakan share di comment ya.


Sumber: http://malesbanget.com/2012/05/5-jenis-orang-gila-berdasarkan-penyebab-kegilaannya/#ixzz03AxPzDuk
Copyright Malesbanget.com 2011
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

الاثنين، 25 فبراير 2013

Spanyol Juara Piala Eropa 2012


Spanyol Juara Piala Eropa 2012

Senin, 02 Juli 2012, 03:53 WIB
Komentar : 4
AP Photo
Skuat Spanyol Juara Piala Eropa 2012
REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Spanyol mencetak sejarah. Usai menggagahi Italia di babak final Piala Eropa 2012, Senin (2/7) dini hari WIB, tim Matador berhasil keluar sebagai juara Euro 2012.
Kesuksesan ini mengantarkan Spanyol menjadi negara pertama yang berhasil mempertahankan gelar Piala Eropa. Tak hanya itu, Spanyol juga menjadi negara pertama yang merebut tiga gelar di turnamen besar secara beruntun, yakni Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2012.
Ya, empat gol yang bersarang di gawang Gianluigi Buffon membuat Spanyol ditasbihkan sebagai raja diraja Eropa. Hujan gol itu mengantarkan Spanyol menyabet gelar tropi Henry Delaunay untuk kali ketiga sepanjang sejarah, sejak meraih tropi pertama pada Piala Eropa 1964.
Dalam laga yang digelar di Stadion Olimpiade Kiev, Ukraina Spanyol memang terlalu tangguh bagi Italia yang kehilangan bentuk permainan terbaiknya. Andrea Pirlo seperti kehilangan sentuhan magisnya. Sementara Mario Balotelli gagal menjadi 'Super Mario' di partai puncak. Duetnya bersama Antonio Cassano di lini serang 'mati kutu' menghadapi kokohnya barisan pertahanan Spanyol. Penampilan Italia di hadapan Spanyol bisa dibilang antiklimaks malam itu.
Empat gol Spanyol disarangkan David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Matta. Silva merobek jala Buffon lewat sundulan di menit ke-14 usai memaksimalkan umpan tarik Cesc Fabregas. Sementara Alba berhasil memaksa Buffon memungut bola untuk kali kedua dari gawangnya di menit ke-41. Alba yang melakukan overlap tak menyia-nyiakan 'Tru Pas' Xavi Hernandez dan langsung menaklukkan Buffon.
Dan, Italia kian terbenam setelah Fernando Torres mencetak gol di menit ke-84. Torres yang masuk menggantikan Fabregas berhasil membuktikan ketajamannya. Gol itu membuat pundi-pundi gol Torres di Polandia dan Ukraina menjadi tiga gol, atau setara dengan Mario Balotelli dan Mario Gomez. Matta menutup pesta gol Spanyol ke gawang Italia di menit ke-88 usai menerima umpan Torres.
Kemenangan empat gol tanpa balas yang diraih Spanyol dari Italia menjadikan final tersebut sebagai final tersubur sepanjang sejarah perhelatan Piala Eropa. Rekor kemenangan terbesar dicetak Jerman Barat saat menghancurkan Uni Soviet, 3-0 di partai final Piala Eropa 1972.
"Champione..champione...ole, ole, ole..." teriak para pemain Spanyol usai peluit panjang digelar. Sementara para pemain Italia seperti, Balotelli, Buffon dan Andrea Pirlo terlihat menangis di sudut lapangan lainnya.
Senin, 02 Juli 2012, 03:53 WIB
Komentar : 4
AP Photo
Skuat Spanyol Juara Piala Eropa 2012
REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Spanyol mencetak sejarah. Usai menggagahi Italia di babak final Piala Eropa 2012, Senin (2/7) dini hari WIB, tim Matador berhasil keluar sebagai juara Euro 2012.
Kesuksesan ini mengantarkan Spanyol menjadi negara pertama yang berhasil mempertahankan gelar Piala Eropa. Tak hanya itu, Spanyol juga menjadi negara pertama yang merebut tiga gelar di turnamen besar secara beruntun, yakni Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2012.
Ya, empat gol yang bersarang di gawang Gianluigi Buffon membuat Spanyol ditasbihkan sebagai raja diraja Eropa. Hujan gol itu mengantarkan Spanyol menyabet gelar tropi Henry Delaunay untuk kali ketiga sepanjang sejarah, sejak meraih tropi pertama pada Piala Eropa 1964.
Dalam laga yang digelar di Stadion Olimpiade Kiev, Ukraina Spanyol memang terlalu tangguh bagi Italia yang kehilangan bentuk permainan terbaiknya. Andrea Pirlo seperti kehilangan sentuhan magisnya. Sementara Mario Balotelli gagal menjadi 'Super Mario' di partai puncak. Duetnya bersama Antonio Cassano di lini serang 'mati kutu' menghadapi kokohnya barisan pertahanan Spanyol. Penampilan Italia di hadapan Spanyol bisa dibilang antiklimaks malam itu.
Empat gol Spanyol disarangkan David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Matta. Silva merobek jala Buffon lewat sundulan di menit ke-14 usai memaksimalkan umpan tarik Cesc Fabregas. Sementara Alba berhasil memaksa Buffon memungut bola untuk kali kedua dari gawangnya di menit ke-41. Alba yang melakukan overlap tak menyia-nyiakan 'Tru Pas' Xavi Hernandez dan langsung menaklukkan Buffon.
Dan, Italia kian terbenam setelah Fernando Torres mencetak gol di menit ke-84. Torres yang masuk menggantikan Fabregas berhasil membuktikan ketajamannya. Gol itu membuat pundi-pundi gol Torres di Polandia dan Ukraina menjadi tiga gol, atau setara dengan Mario Balotelli dan Mario Gomez. Matta menutup pesta gol Spanyol ke gawang Italia di menit ke-88 usai menerima umpan Torres.
Kemenangan empat gol tanpa balas yang diraih Spanyol dari Italia menjadikan final tersebut sebagai final tersubur sepanjang sejarah perhelatan Piala Eropa. Rekor kemenangan terbesar dicetak Jerman Barat saat menghancurkan Uni Soviet, 3-0 di partai final Piala Eropa 1972.
"Champione..champione...ole, ole, ole..." teriak para pemain Spanyol usai peluit panjang digelar. Sementara para pemain Italia seperti, Balotelli, Buffon dan Andrea Pirlo terlihat menangis di sudut lapangan lainnya.